Senin, 29 Juni 2015

Candi Borobudur



Nama asli Candi Borobudur ini adalah ‘Dasabhumi Sambhara Budara’ yang artinyaBukit Sepuluh Tingkat kerohanian, yang disingkat menjadi Sambhara Budara, lalu Bharabudara, dan dengan logat jawa menjadi Borobudur.

Borobudur menghadap ke arah timur dan didirikan di atas bukit pada tahun 826. Pembuatannya dipercayakan oleh arsitek India bernama Gunadharma. Dahulunya Borobudur seluruhnya dicat putih dan berada di tengah sebuah danau. 
Borobudur berukuran 123x123 meter, tinggi aslinya 42 meter, dan terdiri dari 4 bagian :
a.    Alas bawah
b.    5 lapis lingkaran persegi berlekuk sehingga berbentuk segi 20.
c.    3 lapis lingkaran bundar, terdapat 72 patung Vajrasatta dengan Dhammacakka Mudra dalam stupa-stupa yang dindingnya berlubang.
d.    1 stupa besar di tengah-tengah.
 
Kesemuanya ini melambangkan “Dasa Bhumi” atau sepuluh kesempurnaan(Paramita) yang harus dimiliki oleh seorang Bodhisatta untuk dapat menjadi Buddha.
Lapisan-lapisan berbentuk segi 20 itu diberi serambi sehingga menyerupai lorong-lorong. Di dinding serambi-serambi ini, baik bagian luar maupun dalamnya diberi relief-relief yang menceritakan kisah tertentu. Pada dinding dalam dari lorong pertama terdapat relief-relief tentang riwayat Buddha Gotama berdasarkan naskah Lalitavisara.
Pada lapisan pertama hingga ke empat terdapat patung-patung Dhayani Buddha (masing-masing 92 buah) yaitu :
1.    Menghadap ke timur : Aksobya dengan mudra Bhumisparsa (menunjuk bumi sebagai saksi)
2.    Menghadap ke selatan : Ratnasambhava dengan mudra Varada (memberi anugrah)
3.    Menghadap ke barat : Amitabha dengan mudra Dhyana (meditasi)
4.    Menghadap ke utara : Amogasiddhi dengan mudra Abhaya (jangan takut)

Candi Borobudur dipercaya sebagai tempat penyimpanan relik rambut Sang Buddha. Sejak permulaan dan pertengahan masa penjajahan Belanda, candi ini kurang terawat, dan mulai muncul kembali pada abad 19, namun ternyata candi dalam keadaan hancur. Candi borobudur kemudian dipugar beberapa kali, dan terakhir pemugarannya dilakukan dengan bantuan PBB dan selesai pada tahun 1983.

Candi Borobudur terkenal sebagai Candi Seribu Buddha karena banyak terdapat Buddha Rupang. Jumlah Buddha Rupang yang terdapat di Candi Borobudur adalah 504 buah.
Candi borobudur terletak di Mungkid, Magelang, Jawa Tengah. Di Candi ini diadakan puncak perayaan Waisak setiap tahun. Candi ini menjadi obyek pariwisata untuk turis lokal maupun mancanegara karena merupakan salah satu keajaiban dunia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar